Pages

Kamis, 05 Desember 2013

Menyambut Pesta Demokrasi



Menyambut Pesta Demokrasi


Diberbagai media sudah banyak diberitakan tentang pemilihan umum 2014. Banyak tokoh-tokoh yang muncul bagai jamur dan seolah jadi pahlawan melihatkan berbagai aksi social yang direkam oleh beberapa media. Agar masyarakat Indonesia tau bagaimana peran mereka untuk 5 tahun kedepan. Bagaimana strategi partai agar wakilnya terpilih nantinya sudah dipersiapkan mulai sekarang.

Yah mengenai hal itu saya tidak tau terlalu banyak, yang akan aku bahas disini mengenai partisipasi perempuan dalam melakasanakan hak pilih memilih pemipimpin. Dan nggak cuma hak pilih saja , perempuan juga punya hak untuk dipilih loh. Karena saatnya perempuan menyuarakan dan berpartisipasi demi terciptanya demokrasi yang aman di negeri ini.

Mengutip tulisan yang ada di jurnal berita demokrasi, dengan judul suara (untuk) Perempuan yang berisi tentang kehadiran perempuan di ruang public sebenarnya bukan hal baru, sejarah mencatat berbagai kiprah heroik  perempuan di masa memperjuangkan kemerdekaan hingga masa setelah Indonesia berdaulat sebagai sebuah bangsa yang merdeka.
Ya kita bisa lihat tokoh perempuan seperti Cut NYak Dhien>> Pejuang Perang Aceh, Pahlawan Nasional. Cut Nyak Meutia>>Pejuang Perang Aceh, Kartini>> perjuang persamaan hak,Pahalawan Nasional. Nyi Ageng Serang>> Pejuang Perang Diponegoro, Pahlawan Nasional, Martha Christina Tiahahu>>Pejuang Perang Pattimura. Yaps itu tadi beberpa tokoh yang menginspirasi para perempuan untuk bisa berjuang untuk negeri ini.

Namun untuk mencapai hal tersebut, politisi perempuan harus dibekali berbagai pengetahuan, nilai serta keterampilan intelektual menunjukan prestasi politik yang bisa dibanggakan . sebenarnya politik bukan suatu hal yang harus ditakuti melainkan harus menjadi kelompok pembawa harapan baru yang selama public telah haus akan hal tersebut. Gak hanya aji mumpung aja yang kaya dan yang punya modal trus mencalonkan diri karena untuk memenuhi kuota 30 % caleg perempuan,yah kasian raktyatnya dunk kalau gini.

Ayo ayo ayo ayo, saatnya perempuan membawa perubahan.

Rabu, 04 Desember 2013

Wanita Hebat (Wonder Woman)


 Wanita Hebat (Wonder Woman) 


Senang mendapat kesempatan ini, bertemu dengan wanita-wanita hebat, wanita super. mereka adalah para pemimpin desa kalau di daerah NTT sih disebutnya ibu desa atau mama desa. Ya disini sebutan sebagai kepala desa begitu :D, ada 29 kepala desa yang di pimpin oleh wanita. Sungguh luar biasa dimana peran perempuan tidak hanya  “disumur didapur
 dan di kasur “  mengurusi domestik saja. Tapi kita lihat disini bisa dikatakan tidak diskriminasi terhadap kaum perempuan atau bias gender. Kaum perempuan juga mempunyai hak yang sama untuk menyuarakan aspirasinya dengan kepemimpinan tersebut.

Tak ada kata lain selain takjub melihat kegigihan mereka memimpin desa, ya ibarat kata tugas tidak hanya di kantor saja, para perempuan mempunyai keluarga dan anak. Pastinya bisa membagi waktu atas pekerjaanya. Mengurus suami dan anak sedangkan di posisi lain mereka mengurus warga didesanya. Mereka terus belajar dan belajar ya terbukti dengan adanya study banding ini mereka akan membawa sejumlah ilmu kemudian mereka terapkan di desa mereka.

Saya bersama teman kantor mengantarkan para mama desa study banding di Desa Sumbermulyo Bantul dimana di desa tersebut juga dipimpin oleh perempuan. Kami pun disambut dengan sambutan yang hangat oleh perangkat desa. Di berikan sebuah hiburan yang sontak bisa mengobati capek perjalanan dari Sleman ke Bantul. Setelah jamuan penyambutan peserta study banding, baru lah lanjut ke acara inti.

Ibu Ani Kepala Desa Sumbermulyo bantul memaparkan bagaimana desa nya bisa mewujudkan keberhasilan dalam bidang penanggulangan kemiskinan, peningkatan seni budaya, peningkatan kerajian dan keunggulan keunggulan di desa sumbermulyo disampai kan dengan lugas dan jelas.  Ibu Ani tidak sendiri dalam menciptakan suasana desa yang kondusif. Ibu Ani beserta perangkatnya bekerjasama berkomunikasi sehingga mengasilkan hubungan yang sinergi yang terwujudnya Desa Sumbermulyo yang maju. Ya intinya kita bisa maju karena saling bersinergi satu sama lain, bekerjasama dengan landasan komunikasi yang efektif.


Waaaaaaaaauw dari pemaparannya begitu luar biasa, dalam hati “bisakah aku seperti beliau” pasti bisa jika kita punya niat dan tekad yang kuat, ya untuk bisa jadi seperti itu butuh proses yang panjang tidak langsung “mak bedundug”.  Jiwa semangat perempuan tidak kalah dengan kaum laki-laki. Kita mempunyai kesempatan yang sama perempuan dan laki-laki.

Diibaratkan bagai pohon bamboo yang terlihat ramping dan tak kokoh yang tumbuh  tanpa cabang tak yakin ketika angin besar datang akan tetap berdiri kokoh, tapi terbukti jarang sekali melihat pohon bamboo tumbang hanya karena hempasan angin. jangan bepesimis ketika orang tidak yakin kepada kita, kita berusaha berdoa maka akan merobohkan pandangan mereka terhadap kita yang dilihat lemah dan tidak kokoh, kita bisa berdiri kokoh menjadi seorang pemimpin dan menjadi wanita hebat.

SEMANGAT DAN TERUS BERJUANG 

Selasa, 03 Desember 2013

Anugerah Sang Pencipta


Anugerah Sang Pencipta

Jika dilihat , tidak ada orang yang sempurna didunia ini melihat keadaan seseorang yang mempunyai keterbatasan. kita seharusnya bisa mengucap syukur atas pemberian Allah kepada kita tanpa kurang suatu apapun. satu kesempatan bagi ku bertemu dengan teman-teman difabel sebagai aktivis dalam sebuah lembaga non pemerintah yang sering kita dengar sebagai Lembaga NGO (Non Goverment Organisation). Mereka sangat nyaman dengan keberadaan sebuah lembaga yang menaungi para difabel tersebut. Mereka dapat menyalurkan beberapa ide dan gagasan, mereka sangat produktif dan komunikatif, dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka membentuk suatu team dalam mengimplementasikan semua gagasan dan ide yang dituangkan agar membentuk suatu regulasi atau kebijakan sesuai topik atau permasalahan yang diambil dalam lembaga tersebut. Sungguh suatu kebahagiaan tersendiri bagi ku untuk tidak melewati kesempatan dalam kegiatan ini.  beberapa perempuan kuat yang sekarang berada dihadapan ku terbesit dalam benak ku  "aku ingin seperti mereka yang selalu mempunyai semangat yang tinggi dan begitu luar biasanya"
 Mereka melakukan aktivitas berdebat , berdiskusi , dan  mereka mempertahankan pendapat serta opini, bertukar pikiran, saling memahami saling menerima kritik dan saran diberikan kesempatan yang sama bagi difabel perempuan dan laki-laki. baik laki-laki maupun perempuan disini diakui kedudukanya , diberi kesempatan untuk mengeluarkan ide-ide dan mempunyai satu misi memecahkan suatu permasalahan dengan forum musyarah atau diskusi.
Melihat kondisi mereka sulit ku bayangkan untuk mobilitas ketika suatu lingkungan yang tidak "ramah difabel" ramah difabel ini yang dimaksudkan adalah suatu tempat yang tidak memberikan fasilitas untuk para difabel seperti  jalan kusus untuk kursi roda, toilet untuk difabel, pegangan untuk tangan yang ada didinding yang digunakan untuk para teman-teman tunanetra. pasti akan sangat menghambat untuk mobilitas para teman teman difabel tersebut. keadaan atau kondisi yang dialami oleh teman-teman  tidak menghalangi mereka untuk selalu memperjuangkan hak-hak mereka. 
Sejenak kita merenung melihat kondisi teman-teman aktivis difabel ini, terbesit dipikiran kita mengapa kita selalu mengeluh , kita selalu menyalahkan prasarana yang ada ketika kita bekerja, sedangkan untuk para teman-teman aktivis difabel yang notanene di negeri kita belum semua menerapkan lingkungan yang ramah difabel baik sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang ada . Mereka tidak pernah mengeluh mereka selalu optimis dan mereka selalu bersyukur atas apa yang mereka dapat mengenai fasilitas yang ada. 
 Allah Maha Adil dan Bijaksana memberikan kekurangan pasti Allah juga memberikan suatu kelebihan, dari sekian banyak teman teman difabel diruang ini , mereka sudah mengenyam pendidikan sampai sarjana bahkan ada juga yang sedang melanjutkan magisternya. mereka terus dan terus semangat belajar tanpa terhalang oleh fisik yang mereka miliki. Ini adalah Anugerah Intelektual yang Allah berikan kepada mereka. Subahanallah , melihat semangat melihat perjuangan dan kegigihanya terkadang melihat diri kita ini maklhuk yang suka mengeluh , tidak bersyukur atas nikmat yang diberikan atas kesempurnaan fisik yang aktivitas kita lakukan lebih mampu dari teman-teman difabel.
Sebagai makhluk Allah yang telah diberikan fisik yang hampir sempurna mari lah kita selalu bersyukur dengan keadaan kita sekarang.  Terus semangat dan terus berjuang .
Terimakasih ku tujukan kepada Allah yang telah meberikan kesempatan bagi ku untuk bisa bertemu dengan mereka. Menjadikan semangat hidup bagi ku dan menjadikan ku selalu bersyukur atas rahmat yang selalu Kau berikan.