Anugerah Sang Pencipta
Jika dilihat , tidak ada orang yang
sempurna didunia ini melihat keadaan seseorang yang mempunyai keterbatasan.
kita seharusnya bisa mengucap syukur atas pemberian Allah kepada kita tanpa
kurang suatu apapun. satu kesempatan bagi ku bertemu dengan teman-teman difabel
sebagai aktivis dalam sebuah lembaga non pemerintah yang sering kita dengar
sebagai Lembaga NGO (Non Goverment Organisation). Mereka sangat nyaman dengan
keberadaan sebuah lembaga yang menaungi para difabel tersebut. Mereka dapat
menyalurkan beberapa ide dan gagasan, mereka sangat produktif dan komunikatif,
dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka membentuk suatu team
dalam mengimplementasikan semua gagasan dan ide yang dituangkan agar membentuk
suatu regulasi atau kebijakan sesuai topik atau permasalahan yang diambil dalam
lembaga tersebut. Sungguh suatu kebahagiaan tersendiri bagi ku untuk tidak
melewati kesempatan dalam kegiatan ini. beberapa perempuan kuat yang
sekarang berada dihadapan ku terbesit dalam benak ku "aku ingin
seperti mereka yang selalu mempunyai semangat yang tinggi dan begitu luar
biasanya"
Mereka melakukan aktivitas berdebat
, berdiskusi , dan mereka mempertahankan pendapat serta opini, bertukar
pikiran, saling memahami saling menerima kritik dan saran diberikan kesempatan
yang sama bagi difabel perempuan dan laki-laki. baik laki-laki maupun perempuan
disini diakui kedudukanya , diberi kesempatan untuk mengeluarkan ide-ide dan
mempunyai satu misi memecahkan suatu permasalahan dengan forum musyarah atau
diskusi.
Melihat kondisi mereka sulit ku bayangkan
untuk mobilitas ketika suatu lingkungan yang tidak "ramah difabel"
ramah difabel ini yang dimaksudkan adalah suatu tempat yang tidak memberikan
fasilitas untuk para difabel seperti jalan kusus untuk kursi roda, toilet
untuk difabel, pegangan untuk tangan yang ada didinding yang digunakan untuk
para teman-teman tunanetra. pasti akan sangat menghambat untuk mobilitas para
teman teman difabel tersebut. keadaan atau kondisi yang dialami oleh
teman-teman tidak menghalangi mereka untuk selalu memperjuangkan hak-hak
mereka.
Sejenak kita merenung melihat kondisi
teman-teman aktivis difabel ini, terbesit dipikiran kita mengapa kita selalu
mengeluh , kita selalu menyalahkan prasarana yang ada ketika kita bekerja,
sedangkan untuk para teman-teman aktivis difabel yang notanene di negeri kita
belum semua menerapkan lingkungan yang ramah difabel baik sarana dan prasarana
serta kondisi lingkungan yang ada . Mereka tidak pernah mengeluh mereka selalu
optimis dan mereka selalu bersyukur atas apa yang mereka dapat mengenai
fasilitas yang ada.
Allah Maha Adil dan
Bijaksana memberikan kekurangan pasti Allah juga memberikan suatu kelebihan,
dari sekian banyak teman teman difabel diruang ini , mereka sudah mengenyam
pendidikan sampai sarjana bahkan ada juga yang sedang melanjutkan magisternya.
mereka terus dan terus semangat belajar tanpa terhalang oleh fisik yang mereka
miliki. Ini adalah Anugerah Intelektual yang Allah berikan kepada mereka.
Subahanallah , melihat semangat melihat perjuangan dan kegigihanya terkadang
melihat diri kita ini maklhuk yang suka mengeluh , tidak bersyukur atas nikmat
yang diberikan atas kesempurnaan fisik yang aktivitas kita lakukan lebih mampu
dari teman-teman difabel.
Sebagai makhluk Allah yang telah
diberikan fisik yang hampir sempurna mari lah kita selalu bersyukur dengan
keadaan kita sekarang. Terus semangat dan terus berjuang .
Terimakasih ku tujukan kepada Allah yang
telah meberikan kesempatan bagi ku untuk bisa bertemu dengan mereka. Menjadikan
semangat hidup bagi ku dan menjadikan ku selalu bersyukur atas rahmat yang
selalu Kau berikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar